PANDUAN BERKOMUNIKASI DENGAN ANAK

5 10 2009

1.JANGAN BUAT JANJI YANG TIDAK BISA ANDA TEPATI
Jangan pernah sekali-sekali membuat janji bila anda tidak yakin dapat memenuhinya. Jangan berkata kepada anak anda “ Besok Sabtu, kita akan jalan jalan ke mall” . Dan ternyata Sabtu itu anda tiba-tiba diharuskan masuk oleh boss anda karena ada masalah di kantor atau pabrik. Sebagai orang dewasa kita mengerti keadaan ini sama sekali tak terduga, tapi anak anda TIDAK. Maka ketika anda kembali dari kerjaan dan capek, anda merasa tidak perlu keluar lagi dan anak anda mulai membuat kegaduhan dengan memukul-mukul barang atau mengganggu adiknya. Maka anda menjadi kesal dan marah
Ayah :”Adik udah, jangan pukul barang lagi, berisik!”
Anak : (masih terus melakukan)
Ayah: ; (mulai naik nadanya dan cenderung marah) “Adik….
Anak : (berhenti dan beralih mulai mengganggu adiknya)
Ayah : “Adik ..ayo diam dan jangan ganggu adik”
Anak : “Ga mau!”
Ayah : “Adik , mau papa cubit?”
Anak : (diam)
Sebenarnya anda tidak bermaksud melanggar janji anda, tetapi anda sudah terlalu capek dan malas keluar lagi dan anda merasa tidak perlu menjelaskannya pada anak anda. Anak anda kesal juga, karena anda tidak menepati janji anda, dan dia melakukan semua itu untuk menarik perhatian anda,walaupun akibatnya …dia menerima ancaman hukuman dan dimarahi oleh anda. Akhirnya anda dan anak anda bukannya menghabiskan hari dengan gembira, tetapi mengisi hari dengan hati yang kesal dan marah.
Jadi, tolong pikirkan sekali lagi sebelum anda berjanji.
Hal diatas sebenarnya tak perlu terjadi, kalau anda bisa menjelaskan kepada anak anda mengapa hari itu janji anda tidak bisa ditepati dan anda menawarkan opsi lain yang tentu saja harus anda tepati,sekali lagi harus anda tepati!

2.JANGAN TERLALU SERING BERKATA “JANGAN”
Sejak dini bahkan sejak bayi jangan terlalu sering menggunakan kata JANGAN. Kata JANGAN sebaiknya hanya dipakai ketika anak anda akan melakukan sesuatu yang membahayakan keselamatan dia, misalnya anak anda mau memegang panci berisi air panas dll. Menghindari kata JANGAN perlu suatu usaha yang luar biasa dari kita, karena kita sudah terlalu terbiasa untuk berkata JANGAN. Jadi sejak dia bayi, berlatihlah untuk menghindari kata JANGAN. Sebaiknya anda dan pasangan anda atau dengan baby sitter anda, saling mengingatkan ketika salah satu dari anda bertiga mengucapkan kata ini. Karena secara tak sadar,kita sering lupa kalau tidak diingatkan.
Mengapa kita harus jarng menggunakan kata JANGAN akan dibahas di artikel berikutnya.

3.JANGAN BERTERIAK
Berteriak hanya akan memperkeruh suasana dan meningkatkan adrenalin anda. Dengan berteriak tidak akan menyelesaikan masalah, ini hanya akan membuat anda merasa lega namum membuat semua anggota keluarga anda takut.

4.JANGAN REMEHKAN ANAK ANDA
Seringkali kita meremehkan anak kita tanpa kita sadari.Akibat meremehkan anak, anak merasa tidak berharga , tidak diperhatkan oleh orang tuanya.
Kita ambil contoh:
Ketika anak anda membuat sesuatu yang mereka kira dapat bermanfaat untuk anda atau mengusulkan sesuatu untuk kemajuan usaha anda di toko, seringkali kita sebagai orang tua cenderung untuk mematahkan idenya dengan kalimat
“ Itu ga bakal jalan”
“ Kamu ini anak kecil, tahu apa sih”
Tahukan anda, ini sangat menyakitkan bagi mereka? Ke depan mereka tidak akan berani lagi mengajukan ide atau gagasan bahkan mungkin di kelas mereka juga tidak berani bertanya pada gurunya.
Walaupun kita tahu, bahwa ide itu konyol dan tidak mungkin dijalankan, apresiasilah dengan baik “Idemu bagus, papi pertimbangkan ya..(pertimbangkan bukan berarti anda menyetujui tapi paling tidak , anak merasa senang karena dia tidak diremehkan)

5.JANGAN MEMBANDINGKAN ANAK ANDA
Ini juga adalah perbuatan yang sering dilakukan oleh orang tua. Maksudnya sih sebenarnya baik supaya anak kita termotivasi. Tapi apa yang dirasakan anak? Merasa jengkel, marah dsb. Ayo, inget-inget dulu ketika kita kecil kita juga sering dibanding-bandingkan oleh orang tua kita kan? Apa yang kita rasakan dulu sama dengan apa yang anak kita rasakan sekarang ini kalau kita membanding-bandingkan mereka.

6.JANGAN MENDISIPLINKAN ANAK KETIKA ANDA KESAL
Kemungkinan besar kalimat-kalimat yang anda lontarkan pada anak akan membuat anda menyesal setelah anda tenang. Tapi efek dari kalimat itu sungguh sangat terasa bagi si kecil. Kalau anda pas kesal dan ingin berkomentar, tenangkan diri anda, paling tidak dengan menarik nafas penjang dulu beberapa kali, atau keluarlah dari ruangan dan kembalilah ketika anda sudah tenang.
Atau gunakan Sedona method, hal ini akan dijelaskan dalam artikel lain.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: