KENAPA ORANG TUA TAK MAMPU MENAHAN KEMARAHAN

2 11 2009

Seorang ibu ada yang bertanya :

Bagaimana caranya mengatasi anak yang suka membandel/keras kepala? Karena saking bandelnya, sang ibu akhirnya tak kuasa untuk tidak membentak anaknya dan apabila ngga nurut juga akhirnya dipukul. Setelah itu ibu menyesal. Pernahkah anda mengalami hal ini?

Banyak kasus terjadi seperti ini….seorang orang tua bisa jadi tau bahwa apa yg dilakukannya adalah salah tapi dia tak kuasa untuk menahan emosinya..setiap kali dia mencoba pasti akhinya jebol lagi dan jebol lagi..keluarlah cubitan atau pukulan pada anak.

Salah satu penyebab dari tidak bisa mengontrol dan menahan emosi kita adalah adanya ganjalan dengan masa lau. Mungkin ketika kecil dibawah  kita pernah mengalami kekerasan,dan hal itu sangat membekas dalam hati kita secara tidak kita sadari.  Saat mengalami kekerasan kita tidak bisa berbuat apa apa karena kita masih kecil sehingga kita tidak bisa melampiaskannya dan kekesalan itu semakin menumpuk dan  menumpuk.

Tiba saatnya kita berkeluarga dan ketika kita punya anak, melihat anak kita ga nurut, secara tidak sadar akhirnya kita melepaskan rasa  atau perasaan emosi yang terpendam itu kepada anak. Kita tahu secara sadar bahwa hal itu tidak baik, tapi anda juga tahu kalau pikiran bawah sadar 7-8 kali lebih kuat dari pikiran sadar. Jadi siapa yang menang? Tentu saja pikiran bawah sadar. Itulah sebabnya kita tidak bisa mengelola emosi kita ketika kita menghadapi anak. Ingat juga, emosi itu letaknya di pikiran bawah sadar lho! Jadi pada intinya ini  adalah pelampiasan emosi.

Kejadian akan lebih parah lagi kalau orang tua menganggap bahwa menghukum anak dengan hukuman fisik adalah sah sah saja, karena punya pemikiran “Dulu aku dikerasin dan sekarang jadi orang sukses , jadi ga ada salahnya aku juga lakukan hal yang sama pada anakku”

Nah…sekarang bagaimana cara kita mengatasinya?salah satunya adalah dengan mendatangi terapis, seorang hipnoterapis. Dengan menggunakan hipnoterapi, anda akan diajak untuk merelaksasikan pikiran anda dan menurunkan level gelombang otak anda ke posisi alfa atau theta. Dengan gelombang otak kita ada di alfa atau theta kita akan dapat kembali mengingat masa lalu, mengingat pertama kali kita menerima kejadian kekerasan yang kita alami waktu kecil. Setelah ketahuan akar masalahnya, maka terapis akan dengan mudah mengatasinya.

Begitu akar masalah diselesaikan, maka anda akan dapat mengelola emosi anda jauh dan jauh lebih baik dari sebelumnya.

Dan dengan pengelolaan emosi yang baik anda dapat mengasuh dan mendidik anak anda menjadi lebih baik lagi. Menjadi anak yang mempunyai harga diri yang sehat, bukankah ini yang anda inginkan selama ini?


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: