Mau tau gimana caranya biar anak deket ama kita?

11 11 2009

Anda semua mau tahu gimana caranya supaya kita bisa deket ama kita? Disini saya akan membahas beberapa hal yang dapat kita lakukan agar anak menjadi lebih dekat dengan kita.

Suatu ketika anda tahu bahwa anak anda besok pagi akan ada test atau kuis, apa yang biasanya anda lakukan pada anak anda?Apakah anda  melakukan hal ini. . ?

“Bukunya sudah siap,nak?”

“Pensilnya uda disiapin? Udah diraut?”

“Ballpointnya uda siap?Yakin ga habis kan?”

“Uda belajar ?Besok ujian khan?”

Dll. . . .

Pernah?? Jujur aja deh pasti pernah, kalo ga ya mirip-miriplah sama yang diatas. Trus emangnya kenapa? Salah ya?   Itu mungkin pikiran dan pertanyaan anda, tul kan?   Ga salah! Sama sekali ga salah kok, cuma ada hal lain yang perlu ditambahkan yaitu PERASAAN ANAK. Betul! Perasaan anak! Pernah ga anda menanyakan perasaan anak ketika besok pagi dia ujian? Takutkah, semangat? Ga PD? Ga yakin bisa ngerjain?Cemaskah?

Berapa banyak dari anda yang melakukan hal ini? Bertanya pada anak bagaimana perasaannya kalau besok pagi harus menghadapi ujian. Mungkin anda akan jawab begini. .

“ Boro-boro tanya, wong kita aja uda sibuk ama urusan kita sendiri,urusan bisnis, urusan kantor sampe urusan ngrawat suami.” Betul? Jadi paling kita tanya hal2 kesiapan fisiknya,dari mulai peralatan sampai udah maem belum. Kita kadang merasa bahwa hal itu sudah cukup dan itu adalah tanda bahwa kita sudah memperhatikan anak kita walaupun kita sibuk.

Padahal kalau anda menayakan keadaan psikologi anak, keadaan mental anak. .  .maka anda akan mengalami perubahan hubungan dengan anak anda. Anda akan mempunyai kedekatan emosional dengan anak. Ketika kita mempunyai kedekatan emosional dengan anak ,anak akan merasa dekat dengan orant tuanya. Karena deket dengan orang tuanya, maka anak berani untuk curhat kepada ortunya dan tidak mencari nasehat dari luar. Bahaya kan kalau dia dapet nasihat yang ga bener dari orang lain apalagi kalau dapat nasehatnya dari kepala gang.

Secara tidak langsung ketika kita memperhatikan aspek emotional anak, anak akan merasa dicintai atau diperhatikan secara khusus  oleh orang tua, dan hal ini akan membuat  anak menjadi lebih merasa dekat dengan anda.

Mungkin ketika anda melakukan hal ini untuk pertama kalinya, anak akan merasa heran. . .”Nih mama/papa gua kena angin apa nih kok berubah banget?”

Ga papa lanjutkan aja kalau dia merasa heran dan akibatnya mungkin ada hubungan yang agak aneh untuk pertama kalinya. Wajar itu. . . Tetap lanjutkan dan anda akan rasakan sendiri hasilnya.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: