HIPNOTIS – ilmu sesat/gendam???

13 02 2010
Tidak bisa dipungkiri, saat ini masih banyak orang yang menganggap bahwa ‘hipnotis’ itu ilmu sesat yang digunakan untuk memanipulasi orang lain. Berikut adalah penjelasan yang sangat bagus dari seorang rekan terapis yang memposting tulisan ini di mailing list Money Magnet.

============================================================

Dear Alls,

Ikutan urun rembug tentang Hipnotis yaaa, semoga bisa menjawab pertanyaan Pak Mendra, Pak Tenang, maupun teman-teman yang lain….

Sedikit meluruskan, pengertian Hipnotis adalah orang yang melakukannya, sementara prosesnya adalah Hipnosis. Jadi Hipnotis adalah orang yang melakukan Hipnosis.
Definisi terbaru yang dikeluarkan oleh USA Dept. of Education tentang Hipnosis :

“Hipnosis adalah penembusan faktor kritis (Critical Factor) dari pikiran sadar seseorang yang diikuti dengan diterimanya semua informasi/sugesti”

Jadi, dari definisi ini jelas terlihat bahwa Hipnosis tidak selalu berhubungan dengan mata tertutup atau harus seperti orang tertidur, artinya orang bisa masuk dalam kondisi Hipnosis dalam keadaan mata terbuka bahkan dalam kondisi sedang melakukan aktifitas tertentu. So, selama orang tersebut menjalankan segala sugesti/perintah yang diucapkan oleh orang lain, maka orang tersebut bisa dibilang sudah terhipnosis.

Hal -hal yang bisa membuat Critical Factor tertembus :

* Sesuatu hal yang masuk akal
* Informasi yang berkelebihan (Overload massage), sehingga membuat pikiran sadar bingung
* Hal-hal yang membuat kita merasa untung bahkan cenderung menimbulkan sifat keserakahan (ingat, sifat pikiran sadar kita tidak mau rugi/tidak mau sengsara)

Contoh :

1. Dari cerita yang banyak beredar di masyarakat yang beberapa telah diposting di milis ini, misalnya bagaimana orang kehilangan uangnya, baik melalui ATM atau diberikan langsung. Menurut saya, sebagian besar kasus ini dimulai dengan para pelaku melakukan hal-hal yang saya sebutkan diatas :

* Biasanya, pertama-tama yang bersangkutan ditanya atau diberikan infornasi yang masuk akal (sehingga dia akan selalu menjawab… ya…. ya… dan ya…)
* Kemudian dia akan dijejali dengan berbagai informasi/pertanyaa n yang membuat dia tidak sempat lagi menganalisa situasi dan kondisi yang ada. Biasanya pelaku akan dibantu oleh teman-temannya yang lain
* Dilanjutkan dengan menjanjikan sesuatu yang menggiurkan, yang sudah pasti janji gombal. Dalam kondisi pikiran yang sudah Overloaded ini, maka tawaran yang menggiurkan itu akan menstimulus sifat tidak mau rugi kita atau sifat serakah kita, sehingga membuat pikiran sadar lengah dan tertembuslah Critical Factor. Untuk selanjutnya, bisa dipastikan yang bersangkutan akan menuruti segala perintah yang diinginkan pelaku kejahatan ini.

2. “Koq… aku beli barang ini yaaa… , khan aku nggak perlu-perlu banget… ?”. Inilah pertanyaan yang mungkin sering anda tanyakan kepada diri anda sendiri, ketika anda membeli sesuatu barang di mal yang sedang menggelar SALE besar-besaran, yang memberikan discount hingga 90 %. Kalau anda sering mengalami hal ini, itu artinya anda cukup sugestif sehingga anda mudah sekali terhipnosis. … hehehe…..

3. Pertunjukan hipnosis di TV, misalnya oleh Uya Kuya. Pertunjukan seperti ini sifatnya adalah entertainment yang seperti dijelaskan oleh Pak Budiharto disebut sebagai Hypno Stage. Karena untuk hiburan, maka acara ini akan dikemas sedemikian rupa sehingga benar-benar akan menjadi tontonan yang menghibur. Biasanya acara ini bersifat siaran rekaman, jadi bukan siaran langsung, karena memang perlu dilakukan persiapan-persiapan yang cukup agar acara ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Persiapan yang perlu dilakukan adalah :

* Mencari calon “korban” yang relatif sangat sugestif
* Menjelaskan kepada calon “korban” segala sesuatu yang berhubungan dengan acara tersebut. Dan yang pasti, menjelaskan bahwa dia akan masuk TV dan pada beberapa acara TV yang bersifat Reality Show, biasanya diberikan imbalan uang. Nah, dengan berbagai keuntungan yang akan diperolehnya (jangan lupa, bisa masuk ke acara TV saja, merupakan sesuatu yang sangat membanggakan bagi sebagian orang), maka calon “korban” biasanya akan dengan senang hati mengikuti segala perintah yang harus dijalankannya.
* Setelah semua clear, maka calon “korban” harus memberikan persetujuannya. Berarti kontrak sudah didapat dan sejatinya proses hipnosis sudah berjalan, sehingga ketika Uya Kuya meneriakan kata “Tidur ..!”, maka yang bersangkutan akan segera mematuhinya dan proses selanjutnya akan sangat mudah dilakukan.

Bagaimana dengan pertunjukan langsung (Live Show) ?

Dalam sebuah acara TV, yaitu The Master yang disiarkan secara langsung oleh RCTI, saya pernah melihat Rommy Rafael mempertunjukan kebolehannya dalam melakukan hipnosis. Dalam acara tersebut, jelas sekali terlihat bahwa seorang Rommy Rafael pun, perlu melakukan berbagai teknik yang bertingkat-tingkat dalam memilih calon “korban” nya.

Bagi yang melihat acara tersebut, tentunya masih ingat bagaimana Rommy memilih beberapa belas orang dari ratusan orang yang hadir dengan meminta seluruh yang hadir untuk mengikuti kata-katanya agar menempelkan tangannya ke pipi, sementara Rommy menempelkan tangannya ke dahi. Nah, orang-orang yang tetap menempelkan tangannya ke pipi inilah yang dipilih oleh Rommy untuk tampil di panggung, karena merekalah orang-orang yang relatif sugestif.

Kemudian penyaringan dilanjutkan dengan teknik lain sampai ke teknik pendulum. Dimana calon “korban” yang bisa menggerakan pendulum lewat pikirannya, dialah yang dipilih.

So, teman-teman. ..

Jangan terlalu kuatir dan takut dengan yang namanya Hipnotis, selama anda tidak mengijinkan itu terjadi, maka pengaruh Hipnosis apapun tidak akan bisa bekerja kepada diri anda. Tapi semua ini memang berpulang kepada keyakinan dan pemahaman anda masing-masing.

Salam berkelimpahan,

Johansyah CHt. – QHI

Semoga mencerahkan kita semua……
Jimmy K Santosa, C.Ht- AHI

Aksi

Information

2 responses

13 02 2010
Red

artikel mantap! banyak yang memang salah kaprah istilah hipnotis dengan hipnosis

25 02 2010
Paijo

Saya baru ngeh tentang hipnotis dan hipnosis setelah membaca posting ini. Terimakasih dan salam eksperimen.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: