ANAK DIPUJI? BISA SOMBONG!!

15 03 2010

Anak anda baik dan pintar, anak anda juara kelas terus, anak anda memenangkan banyak penghargaan, anak anda selalu melakukan apapun dengan baik. Karena sudah seringnya anak berprestasi , kita jadi menganggapnya itu adalah suatu hal yang NORMAL.

Taukah anda, bahwa anak akan merasa kering dalam kehidupannya kelak saat dewasa, karena tidak ada pujian dari orang tuanya?

Jika anak anda masih kecil, pernahkan anak anda berkata:

“kalau aku baik , mama ga sayang aku…..kalau aku lagi jelek,mama perhatian banget sama aku” dan semacamnya

Atau kalau misalnya kalau anda punya 2 anak, dan yang bermasalah adalah anak pertama sedangkan anak yang kedua selalu berprestasi. Sehingga anda lebih mencurahkan perhatian pada anak pertama, dan menganggap anak kedua tidak ada masalah karena rangkingnya bagus, juara diberbagai bidang dll. Taukah anda apa yang dirasakan anak kedua ini? Dia akan merasa orang tuanya selama ini hanya PILIH KASIH, ortunya lebih sayang dengan kakaknya daripada dia. Padahal mungkin kita selaku orangtua tidak bermaksud begitu, namun ini hal yang kebanyakan terjadi. Meskipun kita mungkin sudah jelaskan kita tidak pilih kasih, anak tetap tidak akan terima.

Atau pernahkan anda menemui seorang ponakan anda, atau teman anda yang telah berprestasi dan dia merasa dirinya merasa KOSONG, walaupun dia berprestasi karena sebenarnya yang dia kejar adalah pujian dari orang tuanya. Dia hanya butuh untuk diakui bahwa dia anak yang hebat?

Ini terjadi pada seseorang yang lulus S3 dari luar negeri dan dia mendapatkan hasil cumlaude. Yang dia kejar sebenarnya bukan cumlaude itu namun dia hanya ingin mendengar ucapan dari ayahnya “kamu hebat” sambil dipeluk sang ayah. Tragis bukan?

Setiap orang dalam kehidupannya ini membutuhkan pujian dari orang terdekatnya. Anda mungkin berkata aku sudah kasih semuanya,memangnya ga ngerti kalo aku bangga sama dia dan kalimat sejenis. Ya, anda tidak salah…..namun…. Itu tidak cukup…..anda tetap harus mengkomunikasikan hal itu. Mungkin susah bagi beberapa dari kita untuk mengatakan suatu pujian, karena rasanya kok aneh atau perasaan tidak enak lainnya. Namun, demi masa depan anak anda yg lebh baik, bicaralah dan pujilah anak anda.

Salam hidup lebih baik,

Jimmy K Santosa

BERSYUKUR dan BERSERAH dalam SETIAP LANGKAH

Certified Trainer Sekolah Orangtua

Terapis


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: