TAMBAHAN IDE UNTUK ANDA YANG PUNYA ANAK 0 – 3 TH

20 04 2010

Hai temans…
Apakah anak anda usianya 0 -3 th?

APAKAH KAMU INGIN LEBIH MUDAH MENGURUS ANAK KELAK SAAT DIA BESAR NANTI?

Biasanya jawaban kita YA. Yang mau saya bahas disini adalah mengenai usia 0 -3 th. Seperti kita tau kalau umur 0-3 th disebut sebagai golden age. Kita seringkali memberikan stimulasi bahasa , berikan flash card ala glen doman dll. Disini saya meninjaunya dari segi penanaman nilai2 hidup dan kebiasaan.

JIKA ANDA INGIN ANAK ANDA SAAT LEBIH BESAR MENONTON TV dENGAN JARAK YANG JAUH

Lakukan itu mulai sekarang. Yup! Mulai ketika anak anda sebelum 3 th. Biasanya,kebanyakan orang sih…dan saya yakin bukan anda; orang tua hanya mengatakan kepada anaknya
“Ayo, nonton tv-nya jangan deket2”
Mulailah sekarang ganti strategi
“ayo, nonton tv-nya dari sini ya! (sambil menunjukkan tempatnya)”

Ketika anak belum mundur, tarik si anak dan dudukkan di tempat yang anda tunjuk. Ketika dia mencoba maju lagi,ambil dan dudukkan kembali. Anak kemungkinan akan menangis… ga papa, ini lumrah kok….kita kan kasi dia pelajaran. Biarkan dia menangis sampai diam dengan sendirinya lalu berikan pengertian “kalau nonton TV dari sini”(sambil tunjuk tempatnya).

Biasanya anak akan mulai mengerti, namun jangan anda pikir, anda cukup melakukannya sekali. Anda harus sering2 mengingatkan dia sampai terbentuk kebiasaan itu. Anak kemungkinan masih akan tetap maju, tetap ingatkan…dan kasi konsekuensi kalau dia tidak mau mundur matikan TV nya. Jika anda konsisten menerapkan ini, dijamin ketika anda mau hidupin TV secara otomatis anak anda akan duduk ditempat yang telah anda tentukan.

JIKA ANDA TIDAK INGIN SAAT ANAK ANDA LEBIH BESAR ANDA SELALU MENGINGATKAN UNTUK MEMBERESKAN MAIANANNYA…LAKUKAN DI GOLDEN AGE

Ketika tangan anak anda sudah mulai kuat untuk memegang suatu benda,gerakan motoriknya udah bagus, saatnya anda men”training” anak anda untuk mengembalikan mainannya.
Tentu saja anda harus ajarin, ga bisa dengan hanya bilang
” ayo kembalikan mainannya!”

anak ga akan jelas dengan kalimat anda. Anda bisa mulai dengan mengambil mainannya dan menyuruh dia untuk memasukkannya di box yang kosong. Sambil memasukkan, anda beri pelajaran juga, misal yang anda suruh masukkan mainan pisang, katakan:
” Ini pisang warna kuning, ayo masukkan”

Disini anak anda belajar bentuk dan warna, sekaligus anak anda secara tidak sadar telah dilatih untuk memasukkan barang2nya. Kalau udah mulai mengerti benda tinggal bilang aja mainan apa yang tertinggal di lantai, misal dia udah tau kalo nama benda/mainan itu mobil, anda tinggal bilang “mobilnya yang biru dimasukkan!” nah biarkan anak mengambil sendiri

Anda juga harus kasi penjelasan dulu nih, kapan waktunya membereskan mainan biar anak ga bingung. Kasih rutinitas. Anda bisa tetapkan , sebelum minum susu semua mainan harus dikembalikan ke tempatnya/box. Jika dia tidak melakukan itu, susu tidak akan diberikan.

Sekali lagi konsistensi anda diuji disini, karena anak ada kemungkinan menangsi sekuat-kuatnya…bertahanlah…jika anda tidak ingin ketika anak anda semakin besar, anda akan lebih kewalahan ketika harus meminta anak mengembalikan mainannya

AJARKAN KATA “TERIMA KASIH”
Yup! Ajarkan sopan santun dengan mengucapkan terimakasih. Anak di golden age mungkin belum mengerti konsep berterimakasih. Jadi andalah yang jadi contoh, setiap kali anak anda memberikan sesuatu pada anda, katakan terima kasih. Diaini anda juga mengenalkan kosa kata baru TERIMA KASIH

Misal suatu ketika anak anda diberikan hadiah oleh om atau tantenya, biasanya anak akan langsung mengambilnya dan cenderung lupa untuk mengatakan teima kasih. Mulai sekarang, sebelum mainan diberikan ke anak oleh tantenya, katakan pada tantenya untuk tidak memberikannya sebelum anak anda bilang “Terima Kasih”

Kalau anda tidak sempat karena si tante udah kasi duluan ke anak dan anak juga LUPA untuk mengatakannya, anda bisa bilang
“mama ambil dulu mainan yang tadi dikasih tante karena tadi kamu belum bilang TERIMAKASIH sama tante. Mama akan kembalikan ke kamu setelah kamu ngomong terima kasih pada tante,”

MELATIH KEBIASAAN UNTUKMEMBUANG SENDIRI PAKAIANNYA DAN MENGAMBILNYA(MELATIH TANGGUNG JAWAB)

Jika anak anda belum menjalani toilet training, maka ketika anak anda ngompol, suruhlah anak anda untuk membawa celana bekas ompolnhya ke tempat cucian. Tentu saja kalau si anak sudah bisa berjalan ya !
Anda juga bisa berikan pelajaran pada anak untuk mengambil sendiri celananya. Anda bisa berikan pelajaran juga disini :” ambilkan celana pendek yang merah” Kalau anak anda belum bisa, anda kasih tahu.
Kalau ternyata anak anda sudah bisa berarti itu petunjuk anak anda sudah bisa membedakan celana pendek dan celana panjang dan bisa membedakan warna,

Jika anda punya baby sitter, ijinkan baby sitter untuk melakukan hal ini pada anak anda. Karena anak anda harus dilatih bertanggung jawab. Jangan berpikiran “keenakan baby sitter dong, ga ada kerjaan” anda lebih mementingkan kerugian anda atau masa depan anak anda.?
Ini hanyalah sekedar saran yang saya harap dapat membuka pikiran anda,

jika anda sudah melakukannya itu tambah lebih baik lagi. Tips ini juga berlaku untuk anak usia diatas 3 th, hanya apabila hal ini diajarkan sejak dini ini akan jauh lebih membantu anda.

Semoga membantu,

Salam hidup lebih baik
Jimmy K Santosa
Terapis
Trainer Sekolah Orangtua


Aksi

Information

2 responses

20 04 2010
Thomas

Thanks ya…artikel bagus.Anak bungsu saya baru mau berumur 3 tahun

salam

12 06 2010
dina

Terima kasih…masukan yg bagus buat mendidik anak mjd lbh disiplin sjk dini…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: