MENGAJARI ANAK UNTUK MENJADI ‘PEMBOHONG’

19 10 2010

Aih apa pula maksud artikel ini ? Yang bener aja masa ngajari anak jadi pembohong? Itu kan tidak baik!

Sebentar….sabar ya…..sekarang mari kita simak cerita di bawah ini

Suatu hari si Anto datang ke rumah dengan membawa hasil ulangannya, dia menunjukkan hasil ulangannya pada ortunya.

Anto : Ini ma, hasil ulanganku….(sambil menyerahkan lemar hasil ulangannya)
Ortu: (Mengambil dan kemudian matanya terbelalak, kemudia ngomong dengan keras) YANG BENAR AJA KAMU ANTON!! MASA ULANGAN GINI AJA KAMU DAPAT 30!??? KAMU INI SUDAH DILESIN KE SANA KE SINI MASIH AJA GA BISA !! KAMU TAU GA SIH MAMA-PAPA KAMU ITU SETENGAH MATI PONTANG PANTING(KELABAKAN) CARI DUIT CUMA BUAT BISA SEKOLAHIN DAN NGELESIN KAMU????
Anto : (menunduk takut)”…………………………….”
Ortu : LAIN KALI MAMA PAPA TIDAK MAU KAMU ULANGANMU DAPAT JELEK LAGI YA!! KALAU DAPAT JELEK LAGI MAMA PAPA HUKUM KAMU!!
Anto : “……iya ma..”(dengan suara lirih)

Minggu demi minggu berlalu dan bulan demi bulan berlalu, setelah itu Anto menunjukkan nilai yang bagus , ada yang 70 , 80. Mama Papanya  bangga dengan nilai Anto. Tiba saatnya pembagian rapor, dan betapa terkejutnya mereka karena mendapati nilai ANTO banyak yang terbakar. Dengan marah mereka menghadap ke guru:

Ortu: “Guru , yang bener aja masa Anto dapat nilai jelek begini sih??”
Guru :” Lho memang begitu kenyataannya, nilai Anto banyak yang jelek”
Ortu :  “Ga mungkin, dia itu kalo kasi laporan ke aku nilainya bagus bagus”
Guru : “ Berapa kali Anto kasi anda hasil ulangannya?”
Ortu: (bingung)” hm…ya beberapa kali sih, tepatnya mugkin sekitar 3-4 kali deh”
Guru  : “Ortu, kita ulangan itu selama ini , udah puluhan kali”
Ortu:  {terdiam)

Singkat cerita mereka pulang ke rumah dengan hati bertanya-tanya, bagaimana bisa anak mereka rapportnya mendapatkan kebakaran, sedangkan si Anto selalu memberikan nilai  yang baik pada mereka.  Secara tak sengaja ketika sedang bingung, ortu melihat laci bawah meja belajar Anto kebuka, begitu mau dikunci oleh mama/papa, tiba-tiba  ada sekumpulan kertas yang bertumpuk menarik perhatian mama/papa ini. Ketika dilihat…TERNYATA……Hasil Ulangan ANTO yang berada  di kisaran kurang dari 50.!!

Sungguh mereka tak percaya, ternyata selama ini Anto hanya memberikan nilai yang bagus saja kepada mereka, dan yang jelek yang ternyata jumlahnya lebih banyak tidak diberikan ANTO. Dan mereka sama sekali tidak menyadari hal ini , karena mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka.
Mereka baru sadar, secara tak sadar mereka telah mendidik anak mereka menjadi  ”PEMBOHONG.”
Memarahi anak dengan luar biasa karena nilainya jelek, sehingga anak takut.

Ketika kita takut apakah kita mau mengalami ketakutan yang  sama??? TENTU TIDAK!! Jadi yang dilakukan Anto adalah mekanisme “pertahanan” dia. Anto tidak ingin disakiti lagi, tidak ingin dibentak lagi karena itu sungguh sungguh sangat menyiksa hatinya, sehingga dia lebih memilih untuk MENYEMBUNYIKAN ulangannya yang jelek dan hanya memberikan yang baik supaya dirinya AMAN, supaya dirinya tidak terkena omelan yang membuat dirinya TAKUT atau merasa TIDAK DIHARGAI.

Dengan demikian , perlakuan kita sendiri selaku orangtua secara tidak langsung telah mendidik anak kita untuk menjadi “PEMBOHONG” dengan cara –cara yg tidak kita sadari.

Semoga menjadi inspirasi bagi kita

Salam hidup lebih baik
Jimmy K  Santosa
Trainer Sekolah  Orangtua
http://www.sekolahorangtua.com
Terapis
http://www.klinikhipnoterapijakartabekasi.com


Aksi

Information

One response

30 10 2010
kak zepe lagu2anak.blogspot.com

wow… artikel yang sangat baik…dan lucu
Saya ada beberapa tips mendidik anak juga..
Bisa di temukan di artikel saya yang judulnya:
SIMPLE WORDS FOR PARENTING
Klik saja:
http://www.lagu2anak.blogspot.com
di sana juga ada banyak lagu pendidikan anak, yang sanagt edukatif, motivatif, dan inspiratif bagi anak
semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: